Purwodadi, 3 Juli 2026 – Dalam upaya mendukung pengembangan usaha mikro berbasis potensi lokal, Kementerian UMKM menyerahkan bantuan berupa mesin pencacah dan mesin pengering singkong kepada masyarakat Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi tepung Modified Cassava Flour (Mocaf) sebagai salah satu produk unggulan berbahan baku singkong.
Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026, dan berlangsung di Pekon Purwodadi. Acara dihadiri oleh Kepala Pekon Purwodadi, Parjan, beserta perangkat pekon, Camat Adiluwih, Yulli Saptikawati, perwakilan dari Kementerian UMKM, perwakilan dari dinas terkait, serta masyarakat Pekon Purwodadi yang turut menyambut baik program tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Pekon Purwodadi, Parjan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kementerian UMKM atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan mesin pencacah dan pengering singkong ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa. Ia berharap mesin tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tepung mocaf sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian masyarakat.
Camat Adiluwih, Yulli Saptikawati, S.Pd., M.M. juga memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Pemerintah Pekon Purwodadi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Beliau berharap bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi kelompok usaha dan masyarakat untuk terus mengembangkan inovasi produk olahan singkong yang memiliki daya saing, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian desa.
Perwakilan Kementerian UMKM menjelaskan bahwa program bantuan peralatan produksi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung pelaku usaha mikro agar semakin produktif, efisien, dan mampu menghasilkan produk berkualitas yang dapat bersaing di pasar. Melalui bantuan mesin pencacah dan pengering singkong, proses produksi tepung mocaf diharapkan menjadi lebih cepat, higienis, dan memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingkan dengan metode konvensional.
Perwakilan dari dinas terkait turut menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan industri olahan singkong di Pekon Purwodadi. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan serta meningkatkan nilai ekonomi komoditas singkong yang menjadi salah satu hasil pertanian unggulan di wilayah Kecamatan Adiluwih.
Acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari perwakilan Kementerian UMKM kepada Pemerintah Pekon Purwodadi, dilanjutkan dengan peninjauan mesin serta sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Suasana penuh antusiasme terlihat dari partisipasi masyarakat yang berharap bantuan tersebut menjadi langkah awal dalam mengembangkan sentra produksi tepung mocaf di Pekon Purwodadi.
Melalui bantuan ini, diharapkan Pekon Purwodadi mampu menjadi salah satu pusat pengolahan tepung mocaf di Kabupaten Pringsewu, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Penyerahan Bantuan Mesin Pencacah dan Pengering Singkong untuk Produksi Tepung Mocaf di Pekon Purwodadi
Purwodadi, 3 Juli 2026 – Dalam upaya mendukung pengembangan usaha mikro berbasis potensi lokal, Kementerian UMKM menyerahkan bantuan berupa mesin pencacah dan mesin pengering singkong kepada masyarakat Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi tepung Modified Cassava Flour (Mocaf) sebagai salah satu produk unggulan berbahan baku singkong.
Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026, dan berlangsung di Pekon Purwodadi. Acara dihadiri oleh Kepala Pekon Purwodadi, Parjan, beserta perangkat pekon, Camat Adiluwih, Yulli Saptikawati, perwakilan dari Kementerian UMKM, perwakilan dari dinas terkait, serta masyarakat Pekon Purwodadi yang turut menyambut baik program tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Pekon Purwodadi, Parjan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kementerian UMKM atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan mesin pencacah dan pengering singkong ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa. Ia berharap mesin tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tepung mocaf sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian masyarakat.
Camat Adiluwih, Yulli Saptikawati, S.Pd., M.M. juga memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Pemerintah Pekon Purwodadi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Beliau berharap bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi kelompok usaha dan masyarakat untuk terus mengembangkan inovasi produk olahan singkong yang memiliki daya saing, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian desa.
Perwakilan Kementerian UMKM menjelaskan bahwa program bantuan peralatan produksi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung pelaku usaha mikro agar semakin produktif, efisien, dan mampu menghasilkan produk berkualitas yang dapat bersaing di pasar. Melalui bantuan mesin pencacah dan pengering singkong, proses produksi tepung mocaf diharapkan menjadi lebih cepat, higienis, dan memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingkan dengan metode konvensional.
Perwakilan dari dinas terkait turut menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan industri olahan singkong di Pekon Purwodadi. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan serta meningkatkan nilai ekonomi komoditas singkong yang menjadi salah satu hasil pertanian unggulan di wilayah Kecamatan Adiluwih.
Acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari perwakilan Kementerian UMKM kepada Pemerintah Pekon Purwodadi, dilanjutkan dengan peninjauan mesin serta sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Suasana penuh antusiasme terlihat dari partisipasi masyarakat yang berharap bantuan tersebut menjadi langkah awal dalam mengembangkan sentra produksi tepung mocaf di Pekon Purwodadi.
Melalui bantuan ini, diharapkan Pekon Purwodadi mampu menjadi salah satu pusat pengolahan tepung mocaf di Kabupaten Pringsewu, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.